UAS Kritik dan Esai Kumpulan Cerpen
KRITIK DAN ESAI KUMPULAN CERPEN
KARYA M. SHOIM ANWAR
UAS
RAHMA YUNITA NAWANG SARI
175200041/ 2017B
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
JAWABAN
Bapak M. Shoim Anwar seorang sastrawan Surabaya yang memiliki segudang karya mulai dari sastra tulis maupun lisan. Beliau lahir di Desa Sambong Dukuh, Jombang, Jawa Timur. Yang sangat menyukai dunia sastrawan, sudah banyak sekali karya-karya beliau dibaca oleh masyarakat. Seperti contoh halnya karya cerpen beliau yaitu Sorot Mata Syaila, Sepatu Jinjit Aryanti, Tahi Lalat, Jangan ke Istana Anakku, serta Bambi dan Perempuan Berslenda Baby Blue. Pada kesempatan kali ini saya akan mencari kesamaan dan perbadaan dari karya-karya beliau. Serta menyelasaikan tugas Ulangan Akhir Semester (UAS).
Cerpen adalah singkatan dari cerita pendek. Cerpen merupakan salah satu ragam dari jenis prosa. Cerpen, sesuai dengan namanya adalah cerita yang relatif pendek yang selesai dibaca sekali duduk. Proses sekali duduk dapat diartikan sebagai memahami isi pula. Artinya, pada saat itu isi cerpen dapat kita pahami. Serta menurut ahli Menurut (Allan Poe Dalam Nurgiyantoro Dalam Regina Bernadette) Cerita pendek diartikan sebagai bacaan singkat yang dapat dibaca sekali duduk dalam waktu setengah sampai dua jam, genrenya memiliki efek tunggal, karakter, plot dan setting yang terbatas, tidak beragam dan tidak kompleks “pengarang cerpen tidak melukiskan seluk beluk kehidupan tokohnya secara menyeluruh, melainkan hanya menampilkan bagian-bagian penting kehidupan tokoh yang berfungsi untuk mendukung cerita tersebut yang juga bertujuan untuk menghemat penulisan cerita karena terbatasnya ruang yang ada. Sedangkan menurut Menurut (A. Bakar Hamid) bahwa cerpen atau disebut juga dengan cerita pendek seharusnya dilihat dari jumlah, kuantitas kata yang digunakan antara 500 hingga 20.000 kata adanya plot, adanya satu karakter dan adanya kesan.
Cerpen memiliki unsur-unsur serta ciri-ciri cerpen.
Menurut Surana (2001:45), ciri-ciri cerpen ialah sebagai berikut:
1. Pada umumnya cerita itu pendek
2. Yang ditampilkan dalam cerpen hanya hal-hal yang penting benar dan berarti
3. Isinya singkat lagi padat
4. Menggambarkan tokoh cerita menghadapi suatu pertikaian (konflik) dan untuk menyelesaikannya
5. Sanggup meninggalkan suatu kesan dalam hati pembaca
Ciri-ciri cerpen menurut Lubis (dalam Tarigan, 1985:177), diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Cerita pendek harus berisi interpretasip pengarang tentang konsepsinya mengenai kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung
2. Dalam sebuah cerpen, seorang insiden harus menguasai jalan cerita
3. Cerpen harus memiliki seorang yang harus menjadi pelaku atau tokoh utama
4. Cerpen harus mempunyai satu efek atauu kesan yang menarik
Untuk unsur-unsur pada cerpen yaitu Cerpen dilengkapi oleh unsur-unsur penting yang membangunnya. Unsur itu terdiri dari unsur intinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik antara lain, tema, alur, setting/latar/waktu, penokohan, watak, dan amanat. Sebagaimana novel, cerpen juga dibentuk atas unsure ekstrinsik dan intrinsik.
Meskipun bentuknya pendek, bahkan ada. Yang cuma 1 halaman, di dalamnya terdapat unsur-unsur intrinsik secara lengkap, yaitu tema,amanat,tokoh, alur, latar, sudut padang pengarang,dan dialog.
Cerita-cerita cerpen diatas memiliki makna dan alur cerita yang berbeda-beda, nama tokoh dan gaya cerita juga berbeda makna yang tersirat dalam cerpen tersebut. Persamaan pada kumpulan cerpen karya M. Shoim Anwar sama-sama menjalskan took wanita dan perempuan, sama-sama menjelaskan mengenai kenyataan yang ada dan sering kali di lakukan oleh masyarakat seperti kutipan kalimat dibawah ini cerpen Sorot Mata Syila dengan Sepatu Jinjit Aryanti,
“pipi perempuan itu perlahan-lahan menyentuh pundakku. Terasa makin dekat dan hangat. Mulanya dia masih berusaha menegakkan kepalanya kembali beberapa kali, tapi makin lama kesadarannya makin menipis. Pipi itu akhirnya benar-benar menempel dengan pasti. Sebuah penyerahan yang lembut. Ujung hijabnya menyentuh hidungku. Terasa ada aroma parfum Alfa Zahrah”. Kutipan dari cerpen Sorot Mata Syila
“Aryanti masih sibuk membuka-buka koper. Entah apa yang dicari. Sepatu jinjitnya yang tadi dicoba termangu di lantai depan pintu. Karena posisinya membungkuk”. Kutipan dari cerpen Sepatu Jinjir Aryanti
Pada penggalan cerita tersebut sama-sama menjelaskan sosok wanita yang gambaran pada cerita cerpen tersebut sangat cantik dan berbau wangi, penggunaan bahasa pada cerpen tersebut sama-sama menjelaskan bahwa perempuan itu menarik perhatian kalangan pria untuk sering-sering melihat dan memiliki hasrat nafsu yang tinggi. Dan lokasi pada cerpen tersebut sama-sama menjelaskan disuatu ruangan. Ada perbedaan dari kutipan diatas yang menggambar dari benda yang sedang dilakuakan atau dikenakan oleh tokoh yang terdapat pada cerpen.
Memang dan sudah ditakdirkan bahwa wanita di tugaskan oleh Allah SWT untuk menggoda dan merayu para kaum pria untuk menguji batas kemampuan dan menahan hawa nafsu. Jadi tidak dipungkiri lagi kalau wanita memang memiliki pesona untuk menarik hati atau simpati untuk menggoda para lelaki.
Ada juga kutipan dari cerpen yang menjelaskan kesamaan pada cerpen tersebut yaitu sama-sama lokasi di luar negeri yaitu Negara Arab. Yang hanya membedakan di cerpen Sorot Mata Syila lokasi di Bandara Abu Dabi, untuk cerpen sepatu jinjit Aryanti di salah satu hotel yang berada di kota Abu Dabhi. Berikut kutipannya.
“Dari jendela kamar di lantai 25, aku melihat gedung-gedung telah merebahkan bayangan. Matahari hampir paripurna dalam putarannya.Pada gedung-gedung menjulang yang belum usai pembangunannya itu, tangga-tangga dengan katrol raksasa tak lagi bergerak, lehernya mendongak ke langit seperti kerangka pemangsa purba yang beku.” Kutipan dari cerpen Sepatu Jinjir Aryanti
“Di Bandara Internasional Abu Dhabi, pukul satu dini hari, detak jantungku makin kencang. Pipi perempuan itu perlahan-lahan menyentuh pundakku. Terasa makin dekat dan hangat.” Kutipan cerpen Sorot Mata Syaila
Selanjtnya persamaan pada cerpen Tahi Lalat dengan cerpen Jangan Ke Istana Anakku. Pada gambaran cerpen diatas menjelaskan sosok wanita yang satu dewasa dan yang satunya anak-anak, cerpen tersebut sama-sama menjelaskan tentang kehidupan secara nyata dan sering terjadi dilingkungan sekitar kita. Mulai permaslahan ekonomi hingga kesusahan yang lainnya, dapat di perjelas kutipan cerpen dibawah ini
“AKU ingin membangunkan gubuk untukmu, Anakku. Bukan istana, sebab pada istana yang dikelilingi sungai-sungai buaya, pagar tinggi dengan kawat berduri baja, kau terpenjara dengan dijaga anjing-anjing yang siap memangsa.” Kutipan cerpen Jangan Ke Istana Anakku
“Aku yakin, warga asli sini kelak akan jadi buruh pembersih rumput dan tukang sapu di wilayah perumahan. Sambil duduk di tanah, mereka menatap rumah-rumah mewah, dengan badan kurus kurang gizi dan napas kembang kempis digerogoti usia,” kutipan cerpen Tahi Lalat
Kutipan diatas juga memiliki berdaan yang sangat jauh berbeda yaitu si kaya dan si miskin, dapat dipahmi bahwa karakter wanita pada cerpen Tahi Lalat seorang ibu Lurah yang sering berpenambilan mewah dan seksi ketika keluar rumah atau sekedar menugur atau menyapa warganya. Menggunakan kekuasaannya untuk mengambil suatu keuntungan yang akan masuk ke kantong pak lurah dan bu lurah.
Sedangkan cerpen Jangan Ke Istana Anakku memiliki nasib yang 180 derajat yang berbeda memiliki rumah yang gubug yang bisa dibilang dari kata tidak layak untuk di huni. Karena keterbatasan ekonomi sehingga memaksaakan untuk tinggal di gubuk yang rusak seperti itu.
Cerpen selanjutnya sama halnya dengan cerpen Sorot Mata Syila dan juga cerpen Sepatu jinjit Aryanti. Pada gambaran cerpen diatas menceritakan sosok wanita dan pria yang sedang asyik menari salsa awal pertemuan tersebut yang membuat kedua sosok tersebut jatuh cinta dan terperangkap oleh hawa nafsu. Sama halnya dengan cerita-cerita yang ada pada cerpen Sorot Mata Syila dan juga cerpen Sepatu jinjit Aryanti. Yang berujung jatuh cinta hingga tidak bisa menahan hawa nafsu.
Seperti kutipan pada cerpen “Tak heranlah saya kalau perempuan muda itu lengket di pelukan Bambi. Sudah bukan rahasia lagi kalau perempuan muda belia yang suka keluar malam menjalin hubungan dengan lelaki berumur. Bagi sang perempuan, umur dan kegendutan Bambi mungkin tak masalah. Yang penting uang dan kesenangan dapat diperoleh dengan mudah.” Kutipan cerpen Bambi dan Perempuan Berselendang Baby Blue
Kumpulan cerita cerpen tersebut y di muat dari situs internet yang diterbitkan oleh jawa pos, pesan moral yang kita dapat dari cerita-cerita diatas yaitu, tetap selalu bersyukur dan selalu ingat akan kuasa Allah SWT, tetap menjaga diri setiap kita jatuh cinta oleh seseorang berpintar-pintarlah dalam memilih pasangan. Tetap selalu bersyukur dan memilih jalan yang benar untuk kehidupan yang baik.
DAFTAR PUSTAKA
Kliping Sastra Indonesia. 2020-2021
https://klipingsastra.com/id/kumcer/2015/08/bambi-dan-perempuan-berselendang-baby.html
Setiawan. Samhis. Pengertian Cerpen. 28 juniy 2021. Guru pendidikan. https://www.gurupendidikan.co.id/cerpen/



Komentar
Posting Komentar